Rethinking

2009 September 26
by worldofmorrow

Akhir September 2009…

Gak kerasa tiba-tiba udah mau akhir tahun lagi dan gak kerasa udah lama banget gw gak mempublish sesuatu di sini. Hal ini membuat gw berpikir kembali – rethink – mengenai apa yang sebenernya mau gw tunjukin melalui blog ini. Apa sebenarnya hakikat dari sebuah blog? Apa esensinya gw nulis2 kya gini? Nah lho! Gw aja bingung apalagi kalian! haha…

Selama ini yang pernah gw lakukan lewat blog adalah, mari hadapi saja, teriak-teriak gak jelas.

Gw belum pernah menulis sesuatu yang benar2 worthed dan gw sama sekali gak fokus mengenai bahasan yang gw tulis, blur, remang-remang, terkesan ikut arus tren blogging di kalangan anak muda.

So, mari membuat resolusi dan rethinking about what we want to achieve from doing such an action.

Mari…

————————————————————————————————————————————

Sekali lagi, apakah masih pantas kita disebut sapiens?

dyl!

Scrapbooking!

2009 August 5
by worldofmorrow

Whew…hari ini banget, nih, banget, gw belajar yang namanya digital scrapbooking (well, walau sebenarnya dari dulu gw juga hobi kya beginian…hahaha) dan gw berencana untuk bikin scrapbook sebagai hadiah ultah buat my sista, Hawa :3 Well, it turned out not to be bad, but not very good either heehee…Sebagai informasi, digital scrapbooking itu adalah semacam kolase digital. Tau kolase, kan? Kerajinan tangan yang memanfaatkan guntingan2 kertas dari majalah atau koran atau lainnya yang dipadupadan dengan material2 lain untuk menghasilkan sesuatu seperti yang gw buat di bawah ini.

Anyways, HAPPY BIRTHDAY HAWA!!! NOW YOU’RE TWENTY! BEST WISHES ALL THE TIME :3 CHEERS…

TwentyHawa

ini lho, Wa, hasil digital scrapbooking gw seharian ini...Harap diterima sebagai kenang2an kecil dari gw untuk ultah kamu yang ke-20, bisa kamu print untuk cover buku reuse kamu atau dijadiin wallpaper buat si Delly hehe...cheers!!!

Harapan yang Hampir Hilang, Legenda Sang Garuda

2009 July 13
by worldofmorrow

Masa transisi, menurut beberapa orang, adalah waktu-waktu yang dianggap sebagai masa tenang. Hari-hari di mana kita bisa sejenak beristirahat dari rutinitas yang mengekang. Sama seperti saat ini, hari-hari setelah pilpres 2009 yang kontroversial bisa disebut masa transisi; tenang, tanpa kampanye meski banyak dugaan adanya kecurangan dan ketidakadilan dari pihak penyelenggara sendiri. Demikian pula dengan saat gw menulis postingan ini. Pukul 11.05 WIB, masa transisi dari pagi hari ke siang hari. Jam seginian enaknya sih duduk-duduk di teras belakang sambil baca buku atau menulis postingan seperti yang sedang gw lakukan saat ini.

Ngomong-ngomong soal harapan, banyak orang yang hampir kehilangan harapan. Kita ambil contoh keluarga David Hartanto Widjaja (mentang2 baru nonton Kick Andy! heheh) yang hampir kehilangan harapan karena adanya kemungkinan besar campur tangan politik negara tertentu atas putusan pengadilan mengenai kasus kematian almarhum yang dapat dipastikan akan sangat tidak menyenangkan. Oke, satu contoh dan banyak sekali contoh-contoh lainnya yang gak bakalan muat gw sebutin satu-satu di sini.:)

Ada satu harapan yang ingin gw garis bawahi. Yaitu harapan bangsa ini akan suatu keadaan yang lebih baik, dalam beberapa budaya bangsa ini digambarkan sebagai kedatangan Ratu Adil atau simbol lainnya. Sama. Yang terjadi pada diri gw sama. Gw juga hampir kehilangan harapan akan kelangsungan hidup bangsa ini. Renungkan. Bangsa kita yang dulu sempat menjadi bangsa yang paling ditakuti oleh negeri-negeri tetangganya, bangsa yang dulu memiliki manusia-manusia yang hebat, pejuang, yang tak takut bertindak tegas; sekarang menjadi angka nol yang sangat besar. Kosong. Bobrok. Hancur di mana-mana. Dilihat dari sudut pandang mana pun, dilihat dari sisi mana pun, kacau, chaos. Gak pimpinan gak rakyat, podo wae. Korup, tidak jujur, hipokrit. Hal ini yang sering membuat gw bimbang, ragu, dan malu. Apa yang bisa gw banggakan dari bangsa ini? Apa yang bisa gw andalkan dari bangsa ini untuk kelangsungan hidup anak cucu gw??? Apa??? Seseorang, jawab saya!

Itulah sekilas, satu dari sekian, jeritan hati anak muda bangsa ini. Karena kalau pun kita ingin berubah, memulai sesuatu yang baru, pasti dipangkas sebelum tumbuh! Status quo masih berkuasa. Hilang sudah harapan, matilah sudah sang Garuda. Namun, kebetulan gw baca Kompas edisi 11 Juli 2009 lalu, yang salah satu artikelnya membahas kehidupan kaum minoritas muslim di China yang bisa kalian baca di sini. Artikel tersebut berhubungan dengan kasus bentrokan antar ras yang terjadi antara etnis Uyghur muslim yang merupakan minoritas dengan etnis Han di negara bagian Xinjiang, China. Setelah gw baca artikel tersebut, gw baru tau kalau ternyata ada juga orang-orang bermata sipit pemeluk agama Islam di China, remaja, berjilbab pula! Meskipun minoritas. Yang menarik dari artikel tersebut adalah mengenai seorang bapak tua yang bernama Haji Ma Ibrahim yang aslinya bernama Ma Yu Jun. Bapak ini adalah seorang imam masjid dan mantan Ketua Asosiasi Muslim China yang sudah berusia 73 tahun yang keluarganya merupakan pemeluk Islam secara turun-temurun. “Ma” pada nama bapak ini konon sama seperti “Muhammad” pada nama-nama anak laki-laki di Indonesia, sebagai penunjuk kalau orang tersebut muslim. Menurut wartawan Kompas yang mewawancarai Haji Ma Ibrahim, saat mengetahui bahwa para wartawan berasal dari Indonesia, mata beliau langsung berbinar-binar dan tidak ragu mengucapkan salam “Assalamu’alaikum”. Beliau mengaku pernah berjumpa langsung dengan almarhum Ir. Soekarno (saat berkunjung ke China untuk menemui Mao Zhedong) dan diundang ke rumah B.J. Habibie (saat beliau menjabat posisi RI1). Nah, ini menariknya. Ma Ibrahim berbinar-binar matanya mendengar kata Indonesia, seakan-akan Indonesia adalah tanah harapan. Bahkan di mata mereka Indonesia dianggap sebagai negara Islam, meskipun sebenarnya tidak. Renungkan. Ma Ibrahim saja melihat secercah harapan dari tubuh bangsa ini, masa’ gw ga bisa? Karena itulah self esteem gw sebagai bangsa ini mulai tumbuh lagi dan gw siap maju jalan! Ayo, kawan!

—————————————————————————————————————————————–

A religion that takes no account of practical affairs and does not help to solve them is no religion.
Mohandas Gandhi

Regards,

dyl!

Kucing Jawa

2009 June 19
by worldofmorrow

Well, to begin with…sebenernya ini postingan yang harusnya di-publish 11 Juni 2009 yang lalu, tapi karena waktu itu ga sempat, jadi baru bisa di-publish sekarang. Anyways, here you go!

***

Pulang dari kampus, entah kenapa di kendaraan gw merasa mual dan pusing. Bisa jadi gara2 tipu daya biselmol kemaren malem; gw begadang mpe jam 1 karena bukunya Pak Karp itu menyihir, bikin pengen baca terus. Haha..So, begitu nyampe rumah gw langsung cari makanan, isi perut biar ga sakit n alhamdulillah sekarang mendingan.

Iseng2 gw cek email n ada email dari akun blog Friendster gw yg udah kaga pernah lagi gw sentuh. Eh, ternyata ada komen dari seseorang yg nyasar di blog gw itu. Ngakunya nih, dia lagi nyari2 tentang kucing jawa, eh…nyasar dah di blog gw yg kebetulan postingannya berjudul “Kucing Jawa dan Anomali Gula Merah”. Dalam bahasa Jawa, dia ngasi komen yang artinya mbak, gokil banget ni cerita! gw mpe ngakak2 baca ni postingan, kurang lebih begitu. Gw pikir2…ada juga orang yang bisa nyasar di blog jahiliyah itu…heheh…dan gw pikir2 lagi…postingan ini ga ada penting2nya heheh…

—————————————————————————————————————————————–

Apakah kita masih pantas disebut sapiens (pemikir) ?

-dyl!-

Regards,

dyl!

Renungan di Mega yang Mendung

2009 June 11
by worldofmorrow

Akhir-akhir ini gw sering merenung what the hell is wrong with me?! karena selama bertahun-tahun gw merasa ada yang salah dengan diri gw. Sudah bukan rahasia lagi klo gw bukan tipe orang yang bisa get along with others so easily karena gw selalu merasa klo gw ga nyambung dengan orang-orang dan parahnya gw selalu curigaan ma orang lain. Hahah..

Minggu lalu ada temen yang ngajakin ikutan semacam kompetisi inovasi mahasiswa di jurusan. Walaupun akhirnya gw tau klo dia ngajakin gw karena yang lain udah pada punya acara sendiri, gw sih fine-fine aja karena gw juga iseng pengen tau gimana sih rasanya jadi periset. Akhirnya tim kami nampaknya ga bisa melanjutkan niat kami karena yang bersangkutan sakit dan resign dari tim. Mau ngajak yang lain kayaknya mereka juga capek abis ngurusin acara himpunan itu.

Ada kejadian yang berhubungan dengan kompetisi itu yang sedikit banyak bikin gw ngeh atas pertanyaan gw selama ini. Kami lagi nyari ide dan sialnya kami lagi kering ide untuk riset. Alhasil bertapalah gw untuk nyari wangsit ide riset. Dan… tring! EUREKA! Gw dapet ide! Ide ini berawal dari dititahnya gw untuk ngupasin bawang putih buat stok bumbu selama liburan di rumah. Bagi kalian yang sering ngupas bawang pasti tau kan klo aroma bawang putih itu kuat banget nempel di jari-jari kalian bahkan selama berhari-hari. Nah! Dari sini ide gila gw muncul. Gw sampein ke temen yang ngajakin gw itu dan dia bilang i just can say WOW! dan beberapa hari kemudian kami menyadari bahwa ide gw itu memang bagus, tapi nampaknya ide gw itu cuman bisa dilakukan klo kamu udah Ph.D. karena melibatkan teknik-teknik yang baru dipelajari klo kamu minimal udah S2. Oke. Jadi inilah masalah saya selama ini : SAYA HIDUP DI DIMENSI WAKTU YANG SALAH. Saya berpikir terlalu jauh ke depan.

Hal ini memang terjadi sejak dahulu kala dalam hidup gw. Pernah waktu SMA, wali kelas gw yang iseng nanya-nanya ke muridnya klo kalian terdampar di suatu pulau, apa yang bakal kalian lakukan pertama kali. Beliau tunjuk tanya.

Guru : Coba kamu, A, klo kamu mau ngapain dulu?

A : Saya mau cari makan dulu, Pak.

Guru : Klo kamu, B?

B : Saya cari air kelapa, Pak, biar ga dehidrasi.

Guru : Klo kamu, Dyl?

Saya : (mikir karena jawaban saya dah diambil si B, saya jawab yang lain) Cari sumber air, Pak.

Guru : Semuanya bener, tapi yang paling tepat ya, cari air dulu. Apa misalnya? Ya, air kelapa. Cepet kan dapetnya. Dyl, jawaban kamu ga salah, cuma klo nyari sumber air, keburu pingsan dulu. Energinya kepake buat jalan cari air nanti. Nah, orang-orang kaya gini (baca: kaya gw) nih itu adalah orang-orang yang jauh melihat ke depan. Itu bagus karena kamu mikirin apa yang belum terpikirkan oleh orang lain. Tapi kamu juga harus mikirin dulu apa yang terbaik buat sekarang. Harus balance lah, okeh?

Saya : (dalam hati) lha, klo terdamparnya pas di tengah pulaunya dan jauh ke pantai masa’ nyari kelapa, Pak? (dasar ga mau kalah saya hahah…)

Tapi memang, benar kata beliau. Harus balance. Nah, itu dia masalahnya. Gw sering tidak dapat mengendalikan pikiran untuk tidak berkelana terlalu jauh, terutama untuk hal-hal yang gw ga paham banget. Memang, gw adalah pemimpi sejati. Susahnya bertingkah normal. Heheh…

—————————————————————————————————————————————–

You may say I’m a dreamer, but I’m not the only one.

-John Lennon in Imagine-

Regards,

dyl!

Dan Mei Pun Berlalu

2009 May 30
by worldofmorrow

Akhirnya kita tiba di penghujung waktu dari bulan kelima di tahun 2009 ini. Menuju bulan Juni, menuju masa-masa hektik kampanya pilpres 2009! Hari ini adalah hari terakhir masa UAS di kampus gw tercinta yang berarti dimulainya masa-masa resah menanti nilai keluar dan masa-masa seru yang mendebarkan selama kurang lebih 2 bulan beberapa minggu: LIBUR. Dan akhirnya, berakhirlah semester berdarah di tahun ini. Selamat tinggal dan sampai jumpa!

Hari ini gw awali dengan bangun pagi seperti biasa dan memulai rutinitas dengan ritual-ritual buka-gorden-buka-jendela-sapu-rumah-buka-garasi-tutup-garasi, seperti biasanya. Setelah sarapan dan liat-liat berita di koran gw nyalain tv n nongkrongin Metro TV, mulai dari Indonesia This Morning sampai bahkan Metro Xin Wen yang gw ga ngerti isinya. Jam 8.05 WIB kebetulan ada acara menarik, judulnya Big Ideas for A Small Planet, yang isinya berkaitan dengan living the green way. Yang menarik dari acara tersebut adalah ternyata sudah banyak orang yang berinisiatif melakukan sesuatu untuk menyelamatkan keberlangsungan hidup manusia di Bumi dengan prinsip yang sederhana: REUSE & RECYCLE. Sebuah jargon lama yang sudah sering kita dengar. Dalam acara itu dibahas mengenai big ideas dari beberapa orang yang diliput di acara tersebut. Memang, baru bule amrik yang diliput, pastinya bakal lebih menarik kalau perwakilan unik dari orang-orang dari seluruh benua diliput. Ada tiga ide besar penting yang dibahas dalam Big Ideas for A Small Planet, yaitu:

1. mengubah mindset orang-orang mengenai “sampah”

2. me-refurbish e-waste

3. mengubah sampah menjadi sesuatu yang classy (sebenarnya gw lupa kata-kata tepatnya, tapi intinya sih gitu)

Nah, untuk poin 1 ini yang menarik. Mengubah mindset orang-orang mengenai sampah. Yang tertanam di dalam pemahaman masyarakat awam adalah barang yang nggak kepakai lagi adalah sampah, sampah pergi ke tempat sampah, dibuang di landfill, ditumpuk, titik. Begitu mendengar pemaparan ini gw inget Wall-E. Menurut seorang ahli dalam acara itu; SAMPAH ITU TIDAK ADA, sesuatu yang menjadi sampah bagi satu makhluk hidup adalah kesempatan hidup, resource, bagi makhluk lainnya. Inilah hukum alam: daur materi dan aliran energi. Di alam liar, tidak ada yang namanya sampah. Semua pasti digunakan kembali oleh yang lain menjadi sesuatu yang berguna, energi misalnya. Terima kasih kepada jasa-jasa para mikroba yang memungkinkan hal ini terjadi. Hidup mikrobiologi! :p Poin 1 ini sekaligus mengingatkan gw akan kuliah Ekologi Mikroba Perairan bersama Pak Gede, dosen paling gokil yang pernah gw kenal. Kuliah EMP bersama beliau lebih merupakan kuliah prapernikahan daripada kuliah ekologi. Beliau selalu bilang dalam kuliahnya mengenai daur materi dan aliran energi dan sekarang gw mulai sedikit paham maksud jargon itu setelah nonton Big Ideas itu. Materi memang berdaur, makannya ga ada yang namanya sampah. Masalah manusia adalah mereka menghasilkan sampah yang tingkat biodegradable-nya rendah. Makannya sampah numpuk. Nah, inilah urusan kita sebagai generasi muda. Hidup dengan menanggung kesalahan orang-orang terdahulu, kalau boleh saya sebut. Mari!

Poin nomor 2 kurang lebih sama prinsipnya seperti poin 1, bedanya yang dibahas adalah e-waste, sampah elektronik macam kompi, lepi, radio, dll. Di amrik sono, ada semacam tempat penampungan e-waste di mana barang-barang tersebut kemudian diperbaiki atau dipreteli untuk kemudian dijual kembali dengan harga murah kepada keluarga-keluarga miskin supaya minimal mereka melek teknologi. Gerakan nyata yang dilakukan orang-orang ini dan seorang wanita direkturnya langsung mengenai dua sasaran: lingkungan dan sosial. Adalah kata-kata ibu direkturnya yang cool banget, “Dunia perlu suatu tindakan nyata yang dapat menyentuh berbagai sisi kehidupan secara tepat. Kami bangga karena berhasil menyentuh isu lingkungan dan isu sosial pada saat bersamaan. Dunia perlu ini dan kamilah modelnya.” Lanjutkan!

Nah, poin 3 ini, Indonesia juga ga ketinggalan. Ecoist, adalah merk dagang dari berbagai aksesori girly yang classy yang dibuat dari potongan bungkus-bungkus makanan dsb atau poster-poster film yang udah ga terpakai. Setiap tahunnya, perusahaan percetakan bungkus makanan dapat membuang ber-rol-rol gulungan bungkus produk karena salah cetak atau informasi yang tercetak pada bungkus itu udah berubah. Berita buruknya: mereka adalah plastik! Berita baiknya: beberapa dari manusia adalah seniman yang cinta lingkungan! Dan disulaplah sampah plastik itu menjadi aksesori classy macam tas, pencil case, dll. Kita juga udah mulai, ya toh? Yang menarik dari poin 3 ini, penggagasnya adalah dua lelaki bersaudara bersama ibunya sebagai konsultan mode. Asik kan, sekeluarga bisnis macam begituan. Gw juga pengen, tapi kondisi belum memungkinkan. Yah, tunggu tanggal maen lah..

Acara berikutnya yang gw tonton adalah Doctor*Ology episode Opthalm*Ology bersama Leslie Nielsen yang main di The Naked Gun, film komedi, dan keponakannya, entah lupa namanya heheh. Ngebahas tentang mata sebagai indera penglihatan. Kocak sekaligus informatif dan edukatif. Gw jadi pengen bikin acara macam itu, memanfaatkan background gw di mikrobiologi tentunya. Amin! :3

Beberapa jam kemudian, gw nongkrongin The Oprah Show yang kali ini ngebahas Overwhelmed Mothers and Fathers, orang tua yang terlalu sibuk memenuhi tuntutan kehidupan, kewalahan, dan akhirnya ambruk. Diangkat kisah mengenai seorang ibu yang berpikir bahwa dirinya harus menjadi Super Mom; ibu dari 2 orang anak yang lucu, konsultan ternama di sebuah sekolah, dan seorang istri yang berusaha sempurna. Rutinitas sehari-harinya sangat padat dan terjadwal, saking terjadwalnya sampai terekam seperti robot. Suatu pagi, ia mengubah rutinitasnya. Karena suaminya ada janji dengan dentist paginya, tugas mengantar anaknya ke baby sitter digantikan oleh sang istri. Ia berangkat terlalu pagi ke tempat baby sitter dan memutuskan menuju toko kue untuk membeli penganan untuk acara first day at school nanti. Ia kemudian menuju sekolah dan memarkir mobilnya dan beberapa jam kemudian sudah berada di tengah-tengah orang tua pada hari pertama sekolah, membicarakan anak-anaknya dengan bangga. Saat istirahat siang, seorang teman melewati mobilnya dan melihat kalau bayinya masih di dalam dan segera memberitahu wanita itu. Sontak ia kaget dan akhirnya mendapatkan putrinya telah tewas karena kepanasan di dalam mobil selama 8 jam, saat itu musim panas. Selama beberapa lama ia mengalami depresi berat karena merasa bersalah telah sama sekali lupa bahwa anaknya ada di dalam mobil hari itu. Semua ini terjadi karena hidupnya yang terlalu sibuk dan terlalu terjadwal sehingga jika ada yang berubah sedikit saja, hancurlah. Gw ngebayangin gimana rasanya jadi dia, pengen mati rasanya, “Good mothers don’t do this. I want to die. I just want to die.” Dan gw merefleksikan kejadian itu pada diri sendiri. Selama ini gw memang selalu keras kepada diri sendiri dan gw memutuskan untuk menjalani hidup dengan lebih santai, supaya kejadian seperti itu tidak pernah terjadi kepada gw.

Terakhir, sebelum menulis postingan ini, gw baru aja selesai membaca To Kill a Mockingbird-nya Harper Lee. Hal yang menarik dari novel itu adalah bagaimana prasangka dan paradigma yang keliru terhadap sesuatu dapat menjatuhkan orang-orang kepada pemikiran terjahat dan menjadikan mereka yang tidak bersalah sebagai korban atas sesuatu yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Novel ini bercerita tentang kakak beradik Jem dan Scout Finch yang memiliki seorang ayah pengacara yang sangat mengagumkan, Atticus Finch, yang menangani suatu kasus yang melibatkan seorang kulit hitam, sebagai terdakwa atas tuduhan kejahatan yang sebenarnya tidak dilakukan olehnya. Diceritakan bahwa pada masa itu adalah masa-masa rasialisme kulit putih-kulit hitam masih kental dan kalian pasti dapat menebak bahwa keluarga Finch yang ini kemudian dianggap mencoreng nama baik keluarga besar Finch karena membela seorang kulit hitam. Novel yang membuat Harper Lee dianugerahi Presidential Medal of Freedom 2007 ini gw rekomendasiin buat kalian supaya kalian dapat memandang hidup dengan lebih bijak. Memang, ini novel lama (1960), tapi isinya amat sangatlah worthed. Enjoy! Terakhir, mengutip perkataan seseorang yang rada-rada nyerempet ke isi novel ini: orang lain ga akan tau klo ga ngerasain. Ya, benar. Kita sering memandang masalah dari satu sisi, tidak mau mendengar dari sisi-sisi lainnya. Baik itu kasus pidana, fakta sejarah, maupun alasan kenakalan anak-anak kita; ga perlu jauh-jauh. Hal ini yang sering membuat pihak-pihak tertentu yang merasa tidak didengar argumennya menjadi sakit dan terluka dan meratapi hidupnya yang tidak adil. Yah, itulah hidup. Memang susah berbuat adil, terutama kalau kita yang merasa tidak diperlakukan dengan adil, hanya bisa mengelus dada, buang nafas banyak-banyak sambil mendesah, “Ah, kejamnya dunia…”

—————————————————————————————————————————————–

Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya … hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya.

-Harper Lee dalam To Kill A Mockingbird-

Regards,

dyl!

My Beautiful Mind

2009 April 12
by worldofmorrow

kuik! udah lama banget gw ga nge-Blog di blog tercinta “World of Morrow” ini :3

iseng2 gw ganti theme buat blog gw ini. namanya “Ambiru”. dan kebetulan gw tadi buka facebook n ngeliat stat salah satu friend gw yg ada kata “Namru”-nya. alhasil gw jadi teringat ama unit fasilitas penelitian biomedik milik Angkatan Laut AS : NAMRU-2 (Naval Medical Research Unit 2) yang kontroversial. so, gw browsing2 karena penasaran n dapet link blog keren ini. check it out right here! :

———————————————————————————————————

Dan kita menyebut diri kita “sapiens”, pemikir, padahal terkadang, nope, tepatnya seringkali kita tidak menggunakan anugerah itu dengan bijak

-dyl!-

Regards,

dyl!

Jaket Kuning

2009 January 18
by worldofmorrow

apa yang terlintas di benak gw klo liat orang2 pake jaket adalah

NYMPHAEA

(baca: himpunan mahasiswa bio-mikro sith itb)

bagaikan diikuti mimpi buruk, gw diikuti orang2 berjaket kuning dimana-mana. well, bukan orang himpunan sih, tapi orang2 berjaket kuning parasut yang mana mengingatkan gw ma Nymphaea. kenapa gw ngerasa dihantui gitu. ya, orang ga akan parno klo ga merasa punya salah kan? hahaha…so, sekarang gw jadi tersalah ya…oh my my

alasan kenapa gw mulai keparnoan ini lagi adalah karena, mungkin, gw ogah2an pas pemilu kahim ;p well, bukan maksudnya ogah2an, tapi, kan gini skenarionya. kita2 diberi waktu 3 hari untuk ngasi suara.

* 1st day *

“ah, hari pertama ini, besok2 aja ah, lagian ada kerjaan lain”

* 2nd day *

“sial! hujan di pagi hari…oh no, zuhur pun masih hujan…ah, males keluar rumah, dingin, becek ;p”

* 3rd day *

“wah, diajak jalan2 ma ortu, ah jarang2 nih…hehehe….ke kampus….umm yaaaaaaa…jeleger! gw ditelpon panpel, akhirnya milih via telepon :3 forgive me, guys!!!”

yah, demikianlah skenario hari2 pemilu kahim Nymphaea yang dijalani oleh diriku ini :3 :D ;p penuh kebusukan!

yah, hidup ini ga pernah selalu di atas kan. sama kya kejadian2 kemaren. gw mungkin menghilang, ya kehilangan lah, pada satu sisi (baca: nym nym nymphaea) tapi gw dapet lebih di sisi lain.

keluarga

jarang2 gw ngumpul bareng keluarga. hehehe. di hari2 kemaren gw ngerasa ingin terus kumpul bareng2 sekeluarga kaya kemaren. entah kenapa. rasanya kangen banget. tumben2an biasanya gw cuek banget, sekarang jadi sentimentil begini. dan sekarang gw ngerasa ada yang hilang. ada yang kosong jauh di dalam hati gw. gw ngerasa pincang, ga utuh. kenapa ya Allah? kenapa?

—————————————————————————————————————————————

My greatest challenge has been to change the mindset of people. Mindsets play strange tricks on us. We see things the way our minds have instructed our eyes to see.

-Muhammad Yunus-

Regards,

dyl!

Esok Hari Mau Apa Mau ke Mana?

2009 January 10
by worldofmorrow

“sejak tahun baruan ga pernah hujan, ya, dyl”

itu adalah kata-kata Ibuku beberapa hari yang lalu. well, memang, klo diperhatiin, beberapa hari yang lalu tu panasnya bukan main. klo jalan di luar pasti serasa dipanggang. apalagi pas gw maen ke kampus. buset! panas banget. matahari rasanya deket banget seakan-akan gw ada di Venus. gw bertanya-tanya kenapa akhir-akhir jadi puaanaaaasss banget, sedangkan di belahan dunia lain duiiinnnngggiiiin banget. gw baca di Kompas, menurut kabar, di Jerman ada sampe minus 22 derajad celcius. sungai-sungai sampe beku jadi balok-balok es. wuih! karena gw beberapa hari yang lalu nonton ulang The Day After Tomorrow yang kebetulan diputer di GlobalTV, gw jadi berimajinasi lagi bahwa fenomena saat ini adalah bibit dari apa yang bakal terjadi nanti, yah, kurang lebih mirip kaya kejadian di film itu. dulu gw pertama kali nonton film ini pas SMA, ga sampe tamat sih. dan rada-rada ga ngerti kenapa bisa begini bisa begitu. sekarang gw baru ngeh karena kebetulan gw pernah dikasi liat film dokumenternya Al-Gore pas kuliah Pengetahuan Lingkungan.

menurut beliau, Bumi akan segera mengalami zaman es dalam waktu dekat. hal ini bakal terjadi klo ada sebuah siklus yang terhenti. siklus ini tak lain dan tak bukan adalah semacam siklus aliran panas yang dipengaruhi oleh sesuatu di lautan luas. di film itu diceritakan adalah garam-garaman yang terdapat di dalam laut yang mempengaruhi siklus tersebut. bagaimana pengaruh pastinya gw kurang ngerti karena gw ga mendalami bidang kelautan. prinsipnya, klo konsentrasi garam-garaman dalam lautan menjadi terlalu sedikit, aliran panas akan terganggu dan akhirnya dapat berhenti dan Bumi pun menjadi dingin sedingin es! nah, kenapa konsentrasi garam-garaman tersebut bisa berkurang? kan lautan luas banget, segitu gedenya kok abis juga??? well, helloooo…remember North Pole? Kutub Utara? apa yang telah dan sedang terjadi di sana? ya, tepat! pencairan es kutub secara besar-besaran dengan laju yang cepat. ilmuwan pernah memperkirakan es kutub akan mencair dalam kurun waktu sekian tahun, tapi kenyataannya justru es-es kutub tersebut mencair jauh lebih cepat. tebak apa yang terkandung dalam es kutub yang mencair?

A I R   T A W A R

bayangin kalian lagi masak sup sayur n keasinan alias kebanyakan garam. apa yang kalian lakukan? tambah air tawar kan? supaya ga terlalu asin. kemudian apa yang terjadi dengan sup di dalam panci tersebut? volume airnya bertambah kan? klo kalian terus-terusan nambah air ke dalam panci, airnya akhirnya akan tumpah toh? nah, inilah yang terjadi pada lautan kita. es kutub yang mencair menjadi air tawar membuat konsentrasi garam-garaman jadi berkurang, jadi encer, jadi “tidak asin” lagi. lama-lama air laut ga cocok disebut brine (red. air yang banyak garamnya; lautan). n sama dengan bertambahnya volume air dalam panci, volume air di lautan bertambah menyebabkan permukaan laut naik dan pulau-pulau kecil banyak yang hilang, tenggelam…

jadi, apa yang bakal terjadi klo konsentrasi garam-garaman menurun? seperti yang disebutkan tadi, aliran panas akan melambat dan akhirnya berhenti dan pada akhirnya Bumi menjadi dingin lagi.

the Ice Age will return

Bumi bakalan terlalu dingin untuk dapat ditinggali makhluk hidup yang ga bisa beradaptasi terhadap lingkunan yang dingin ekstrem, termasuk manusia. btw, bagaimana dengan orang-orang Eskimo atau Inuit yang hidupnya memang di kondisi alam yang sangat dingin? well, mungkin mereka bisa beradaptasi dengan lebih baik…who knows…

where will you be tomorrow?

yep, besok-besok gimana nasib kita? dalam Qur’an difirmankan dalam surah Ar-Ra’du: 11 “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga mereka berusaha untuk mengubah keadaan mereka sendiri.” so, mau apa mau ke mana? it’s up to you. kita yang nentuin apa yang bakal terjadi nanti melalui tindakan-tindakan yang kita lakukan sekarang. whether it will be good or bad, it is you who decided. that’s true. klo ada yang pernah merasa hidupnya full of misery, sebenarnya kalian-kalian juga yang milih untuk hidup seperti itu. awalnya pasti ada penyangkalan “lha, sudah nasibku begini, ya mau diapakan lagi?”. tapi klo dirunut-runut, kita-kita toh yang milih untuk hidup susah (baca: dalam skala global = tanda-tanda global warming yang beneran sedang terjadi, dalam skala individual = renungkanlah!). meski hidup ada di tangan kita, tetap saja ada batasan-batasan tertentu. manusia boleh berencana, tapi tetap Allah yang menentukan. kita ga akan pernah tau apa yang kita butuhkan, kita cuma tau apa yang kita mau.

so, esok hari mau apa mau ke mana?

lihat ke depan! kamu jauh tertinggal dibandingkan orang-orang lain. kamu jauh tertinggal dibandingkan bangsa-bangsa lain. mereka udah lepas landas sedangkan kamu masih berkubang di sini, dyl! ayo! sadar! bangkit! hidup ini bukan untuk disia-siakan. mari kita membuat sejarah kita masing-masing, dimulai dari saat ini, saatnya kita bangkit! perjalanan masih panjang…

—————————————————————————————————————————————

Change does not roll in on the wheels of inevitability, but comes through continuous struggle. And so we must straighten our backs and work for our freedom. A man can’t ride you unless your back is bent.

-Martin Luther King, Jr.-

Regards,

dyl!

A perfect weekend

2009 January 9
by worldofmorrow

masa2 UAS yg suram akhirnya berlalu juga. semua sudah kulakukan dengan sepenuh hati, dengan usaha sebaik2nya, n ga lupa untuk selalu berlindung dan memohon kepada-Nya. semoga apa yang terjadi jadilah yang terbaik. amin.

this is a tiring day, well, not really, kind of…

hari ini my sister berencana melakukan “hari H” mengenai masalah yang selama ini bikin dia cape hati. rencananya hari ini mau eksekusi, tapi ga jadi, lantaran hujan. hehehe. so, dia curhat lagi ke aku, minta pendapat. semoga bisa mbantu, ya, sis! berjuang! take a break, sleep tight, face the world of tomorrow then! i hope she’ll be fine..

well, satu berita bagus hari ini adalah… UAS TAMAT, which means, libur telah tibaaaaaaaaaaaa!!! saatnya mengisi liburan dengan kegiatan yang bermanfaat. satu berita yang entah baik apa buruk adalah gw mulai merasa dihantui oleh pikiran2, dugaan2, analisis2 yang gw takut jadi kenyataan. well, takut? ya, kenapa? takut? apa yang harus ditakutkan? apakah itu sedemikian menakutkannya? well, gw harap gw ga takut…gw harus mencoba untuk berani, masuk ke dalam lingkaran2, sekali2…setidaknya saat ini…tapi, entahlah…HYAAYAYAYAYAYAYAYAYAYA sucks!!!!

btw, gw nemuin video unik dari youtube setelah sebelumnya blogwalking di blog seseorang yg aku lupa namanya ;D check it out!

video yg unik, beda, yg kurang lebih nyeritain tentang beratnya usaha si cowo dalam ngedapetin seorang cewe :p gw suka caranya mengkombinasikan huruf2, gambar dan narasi yg rada nge-rap dari lagu karangan Lupe Fiasco (hmmm…who?).

—————————————————————————————————————————————

One doesn’t recognize the really important moments in one’s life until it’s too late.

-Agatha Christie-

Regards,

dyl!